SMKN I Pusakanagara Alumni Mau Ambil Ijazah Diduga Lakukan Pungli

Pendidikan

SUBANG (MSS),-Sejumlah alumni Sekolah Menengah Kejuruan Negri I (SMKN I) Pusakanagara mengeluhkan pihak sekolah tersebut. Pasalnya, mereka harus menebus ijazah tersebut dengan dalih untuk pembayaran uang bangunan dan lain-lain yang belum dibayar.

Menurut salah seorang wali murid alumni SMKN I Pusakanagara yang tak mau disebutkan namanya kepada “MSS”, dirinya mengaku ketika awal masuk anaknya harus membayar uang sejumlah sekitar Rp.5 juta untuk biaya seragam , bangunan dan lain-lain.

Menurutnya, dirinya ketika mau mengambil Ijazah yang selama ini belum diambil ternyata harus menebus. “Saya disuruh menebus ijazah anak saya dengan jumlah nilai tertentu, bahkan waktu istri saya mengambil foto copy ijazah saja dipinta uang senilai Rp 500.000 entah untuk apa uang tersebut” jelasnya.

Diungkapkannya, sebetulnya bukan hanya anaknya yang merupakan alumni yang harus menebus ijazah yang meminta hingga Rp.2,2 juta akan tetapi masih banyak siswa lain yang ijazahnya ditahan pihak sekolah. “Diperkirakan mencapai puluhan alumni kurang lebihnya karena mereka tidak sanggup untuk membayar uang dengan nominal tertentu oleh pihak sekolah”keluhnya .

Sementara ketika “MSS” mendatangi sekolah tersebut ada siswa alumni tahun 2023-2024 hendak mengambil ijazah yang sebelumnya tertahan. “Saya datang kesini mau mengambil ijazah yang kemarin tertahan karena harus ada menebus. Tapi sekarang tiba-tiba saja pihak sekolah dengan secara mendadak disuruh diambil saja, saya juga bertanya-tanya kok bisa begitu ” ungkapnya.

Ironisnya Kepala Sekolah (Kepsek ) SMKN 1 Pusakanagara, Giyono ketika dikonfirmasi “MSS” Rabu (22 Januari 2025) tidak mengetahui adanya pungutan tersebut. Karena dirinya menjabat sebagai Kepsek baru dua tahun.(HR/red)